Customer Adalah Bos Yang Sesungguhnya

Dunia sekarang mengalami banyak perubahan dengan kecepatan yang luar biasa, hanya kegesitan yang dapat membantu Anda mengatasi setiap tantangan dan mencapai puncak harapan Anda. Jagalah diri Anda agar tetap bugar! Serap setiap gagasan baru, dan waspadai perubahan. Jika tidak, maka pesaing Anda akan melesat jauh meninggalkan Anda. Di zaman sekarang kegiatan bisnis bagaikan mengendarai sebuah sepeda, harus terus bergerak atau Anda akan jatuh dan terlupakan. Doronglah diri Anda untuk terus bergerak! Ingat ada banyak tempat di puncak, tetapi tidak ada tempat untuk duduk bersantai.

Dunia boleh berubah dengan cepat, tetapi customer tetaplah menjadi bos Anda yang sesungguhnya. Tanpa customer bisnis Anda akan mati, ingatlah, 70% customer pergi akibat pelayanan yang buruk dan tidak memuaskan. Selain menjual produk yang berkualitas, hal-hal lain yang juga penting adalah layanan purnajual. Jika Anda dapat memahami keadaan customer Anda, Anda akan tahu cara membuat mereka senantiasa tersenyum. Dan senyuman mereka adalah pertanda mesin kas Anda akan selalu berdenting. Bukan itu saja satu senyuman dari customer, ia akan membawa 100 customer baru bagi bisnis Anda. Harus Anda ingat, untuk mendapatkan satu cutomer baru dibutuhkan biaya yang nilainya enam kali lipat biaya mempertahankan satu orang customer lama Anda.
Apa yang harus Anda lakukan untuk dapat menjaga cutomer, berikut ini beberapa hal yang yang harus Anda ketahui;

Cara Menjual, bayangkan diri Anda berada di posisi customer. Kuncinya, temukan sebuah kebutuhan dan penuhi! Begitu Anda mengenali kebutuhan customer dan memuaskan mereka, artinya Anda memiliki sebuah tongkat sihir yang akan memberi Anda kemakmuran.
Cutomer adalah atasan, tidak akan pernah ada atasan lain selain customer, merekalah satu-satunya atasan Anda yang seharusnya Anda layani. Ingat! Semua yang Anda miliki, merekalah yang membiayai. Mobil mewah, rumah besar, hingga pakaian yang Anda kenakan, semua itu mereka menanggungnya. Jangan membuat mreka menjadi jengkel atau Anda akan dipecat dan habis semua yang Anda miliki.
Cutomer adalah bisnis, bisni adalah orang, orang adalah customer, ini adalah sebuah lingkaran, dan kita bergerak dalam lingkaran yang kita buat sendiri, lingkaran besar, sedang, dan kecil. Anda harus menentukan untuk diri sendiri, seberapa besar lingkaran yang Anda inginkan. Begitu telah Anda tentukan besarnya lingkaran, tentukanlah sebuah cara agar lingkaran itu tetap berputar, kepuasan orang adalah kata kuncinya.
Bangunlah bisnis yang berorientasi pada customer,  jadikanlah hal ini sebagai tujuan tunggal Anda. Dan percayalah, Anda tidak akan gagal. Apa yang akan terjadi? Anda akan mempertahankan customer dengan lebih baik, dan Anda boleh yakin bahwa karyawan akan mulai mempertahankan customer Anda dengan lebih baik.
Dengarkanlah customer Anda, dengarkan kata-kata customer, keluhan mereka ibarat bara api , Anda dapat mengubahnya menjadi kobaran api. Atau malah sebaliknya menjadikannya debu dengan meneteskan beberapa tetes air mata penyesalan.
Lakukan pengecekan dengan customer tentang perilaku karyawan, jujurlah pada diri Anda sendiri demi kebaika, dan cobalah untuk melihat kapan terakhir kali Anda melakukan pengecekan dengan customer, tentang perlakuan karyawan Anda terhadap mereka. Lazada Indonesia

Catatan Pengeluaran & Pemasukan Usaha

Kegunaan catatan ini adalah untuk mencatat semua pengeluaran usaha, seperti modal bahan baku, biaya operasional usaha (listrik, gaji, sewa, uang transpor, dan sebagainya). Sedangkan catatan pemasukan usaha berguna untuk mengetahui keseluruhan pemasukan usaha Anda. Dibawah ini contoh format pencatatan sederhana dari pengelauran dan pemasukan serta beberapa tip yang perlu Anda ketahui.


Tip mengontrol pengeluaran usaha (apabila dikerjakan orang lain):

  1.  Lakukan kontrol pada catatan pengeluaran secara periodik, misalnya setiap minggu atau bulan. Buatlah sistem aturan pengeluaran keuangan berikut sanksi-sanksinya
  2. Transaksi pengeluaran harus dilakukan dengan menyertai tanda bukti pengeluaran, seperti nota, kuintansi tanda terima dan sebagainya. Dengan demikian, pemilik usaha dapat dengan mudah melakukan pengecekan pengeluaran karena dapat mengetahuinya dari nota kuitansinya.
  3. Pembelian bahan untuk beberapa jenis usaha sebaiknya melalui pihak agen atau supplier agar dapat lebih mudah mengontrol pengeluaran karena ada tanda bukti yang dikeluarkan oleh supplier yang sudah menjadi langganan usaha
  4. Membuat daftar rencana pengeluaran yang akan dilakukan, seperti aggaran. Contohnya: setiap tanggal 10 adalah pembayaran listrik dan telepon, tanggal 25 adalah pembayaran gaji karyawan. Dengan adanya daftar rencana ini, Anda dapat menyediakan dana yang cukup untuk beberapa jadwal pembayaran yang sudah Anda rencanakan. Jangan sepenuhnya mempercayakan uang usaha ke oranglain dalam jumlah besar, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, penyelewengan. Dengan daftar rencana ini, Anda dapat menyediakan jumlah uang yang cukup dan jumlah uang yang diterima pgawai dapat dikontrol. Berikanlah cadangan uang cash yang nilainya tidak seberapa besar pada orang lain untuk pengeluaran transaksi pemebelian yang harus dilakukan mendadak
  5. Tetapkan ketentuan bahwa pengeluaran dalam nilai tertentu (nilai besar) harus mendapatkan persetujuan dengan tanda tangan Anda. Jika keuangan dipegang orang lain, persetujuan pengeluaran dalam jumlah tertentu tetap harus ada tandatangan dari Anda meskipun secara lisan Anda telah mengetahui.

Contoh Format Pencatatan Pengeluaran Usaha





Tanggal
No. Tanda Bukti
Keterangan
Jumlah
Total









































Tip mengontrol pemasukan usaha (apabila dikerjakan orang lain):
  1.  Lakukan pencatatan pemasukan harian setiap terjadi transaksi pembayaran, baik itu pembayaran order maupun penjualan harian yang terjadi.
  2. Setiap pemasukan harus dituliskan dalam nota pembelian. Nota pembelian dapat berupa berbentuk kuitansi penerimaan pembayaran. Pencatatan keuangan yang dilakukan sendiri oleh pemilik usaha tidak perlu menyertakan nota pembelian. Untuk mencegah terjadinya kesalahan hitung, lakukan pengecekan pemasukan disertai dengan perhitungan ulang dari nilai nota.
  3.  Usahakan pada satu tahun pertama, Anda mengawasi pemasukan usaha sehingga dapat mengetahui pola penjualan atau pendapatan usaha. Misalnya, pemiliki usaha mengetahui rata-rata jumlah penjualan setiap bulannya dan bulan-bulan ramai order. Pada saat melakukan pengecekan keuangan, Anda sudah dapat mengetahui pola rata-ratanya sehingga apabila jauh berbeda sebaiknya Anda mencari tahu penyebabnya
  4. Lakukan pencatatan secara bergantian dengan pegawai Anda. Pergantian tugas tersebut dikerjakan pada hari yang berbeda, kemudian lakukan pengecekan dan perbandingan antara pencatatan pemasukan yang Anda lakukan oleh karyawan. Hal ini bermanfaat untuk mengetahui hasil pemasukan secara langsung dan sekaligus melakukan kontrol pemasukan usaha.
  5.  Ada beberapa usaha yang memiliki tenaga kasir untuk mengerjakan tugas pemasukan. Tetapi, ada pula usaha yang mengharuskan karyawannya menyetorkan setiap pemasukan. Tetapi, ada pula usaha yang mengharuskan karyawannya menyetorkan pemasukan langsung kepada pemilik, baik setoran langsung ataupun bank. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pencurian, penyelewengan dana, dan sebagainya. 
Contoh Format Pencatatan Pemasukan Usaha





Tanggal
No. Nota
Keterangan
Jumlah
Total










































5 Cara Untuk Memaksimalkan Anggaran Pemasaran

ilustrasi by:google.com
Sebuah elemen penting untuk setiap usaha kecil yang sukses adalah mengembangkan rencana pemasaran yang efektif. Sementara bisnis yang lebih besar memiliki kemampuan untuk berinvestasi dalam jumlah besar dari sumber dayanya untuk anggaran pemasaran mereka, sebagian besar usaha kecil tidak memiliki hal itu. Kunci untuk usaha kecil adalah mencari tahu bagaimana mendapatkan yang paling effisien mengenai biaya pemasaran mereka.
Berikut adalah poin-poin dalam membuat rencana pemasaran yang hemat biaya.
Jangan buang waktu melakukan hal-hal yang tidak baik . Langkah pertama dalam menciptakan strategi pemasaran yang sukses adalah untuk melaksanakan hanya hal-hal yang Anda merasa nyaman melakukannya. Misalnya, memaksimalkan pemasaran melalui email, promosikan usaha Anda melalui email dengan tulisan yang singkat, padat dan mudah di pahami. Jangan membuat tulisan yang berkesan memelas atau memohon bantuan, selanjutnya upayakan ada sisi yang memberikan pemecahan masalah bagi konsumer melalui usaha Anda. Kedua, mengadakan kampanye iklan dengan membayar biaya per-klik yang disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki. 
Gunakan promosi untuk membuat pelanggan merasa istimewa . Salah satu cara yang ampuh adalah memberikan kepada pelanggan kebebasan dalam memilih dan menghargai setiap apa yang mereka inginkan. Meminta dengan hormat dan bersahabat kepada pelanggan untuk memberikan saran dan kritik akan produk atau penawaran yang diberikan oleh kita, ingat pelanggan adalah raja yang mana lewat mereka usaha kita dapat berjalan dari mereka juga usaha kita dapat berhenti, selalu berikan sisi baik dan tonjolkan nilai Anda.
Menjadi pemimpin bisnis. Jangan hanya duduk dan berdiam ditempat, lakukan jemput bola mencari pelanggan. Anda dapat melakukannya melalui sebuah komunitas dan aktif dalam komunitas itu, ingat dalam setiap anggota komunitas ada beberapa rekan dibelakang mereka yang dapat di informasikan olehnya mengenai usaha kita. Anda juga dapat melakukannya di beberapa media sosial dan beberapa forum diskusi.  
Mengucapkan terima kasih . Salah satu cara yang sederhana namun sangat ampuh adalah selalu mengucapkan terima kasih kepada setiap pelanggan yang telah memakai produk kita atau pun sekedar berkunjung ke tempat usaha kita. Kirimi pelanggan dengan email terimakasih dan berilah mereka kesan yang baik akan diri Anda dan usaha Anda. Tidak hanya meninggalkan pelanggan dengan kesan yang baik, tapi juga berfungsi sebagai pengingat kepada mereka bahwa mungkin ada sesuatu yang lain yang mereka ingin memesan.
Mengubah apa yang tidak bekerja . Selain berfokus pada apa yang dilakukan, pemilik usaha kecil tidak usah menjadi takut untuk mengubah rencana mereka ketika beberapa aspek tidak bekerja. Hal ini akan memberikan Anda solusi baru yang dapat mengubah hal yang tidak berjalan efektif menjadi berjalan dan tentunya membuahkan hasil yang diharapkan.

Pemilik usaha kecil perlu membuat rencana pemasaran agar diketahui sampai dimana usaha yang dijalankan telah bergerak dan dikenal oleh masyarakat atau segmen pasar yang dibidik. Selanjutnya mereka harus dapat menjaga dan memanage pelanggannya agar tetap royal dan diharapkan bertumbuh sesuai dengan yang diharapkan. Rencana pemasaran adalah penting bagi sebuah usaha tetapi harus tetap diukur dengan budget yang dimiliki, buatlah rencana pemasaran yang sederhana, budget rendah namun efektif dan effisien serta memberikan feedback yang diinginkan. 

Menyiasati Modal Yang Minim

Ilustrasi by: google.com
Modal adalah segalanya untuk membuka usaha baru, tidak ada modal mana bisa membuka usaha, atau modalnya kecil tanggung untuk buka usaha tidak bisa buat apa-apa. Benar usaha membeutuhkan modal, apakah Anda yang memiliki keterbatasan modal bisa membuka usaha? Bagi pemula yang ingin buka usaha dan memiliki modal yang terbatas sebaiknya jangan mengurungkan niat untuk membuka usaha, ada solusi untuk mengatasi hal ini.

Kebanyakan pemula usaha berharap pinjaman modal usaha dari bank dapat diperoleh untuk awal usaha. Tetapi hal itu tentu saja tidak akan dapat dipenuhi sebab rata-rata bank di Indonesia memberikan pinjaman untuk usaha yang telah berjalan sekurang-kurangnya 2 tahun dan usaha tersebut dianggap sudah dapat memperoleh laba usaha. Adapun program khusus dari perbankan, seperti KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang disediakan untuk memberikan pinjaman bagi pengusaha kecil tetap saja diperuntukan bagi usaha yang sudah berjalan minimal 6 bulan. Hal ini perlu dimaklumi karena bank menjalankan amanah untuk mengelola uang nasabah sehingga dapat mengucurkan pinjaman pada usaha yang sudah berjalan baik dengan harapan dapat mengurangi risiko.

Sebagai pemula dalam dunia usaha, yang dibutuhkan adalah berpikir kreatif untuk mengatasi masalah modal. Ada langkah-langkah kreatif yang dapat dilakukan sebagai solusi masalah permodalan. Setidaknya langkah-langkah tersebut dapat meminimalisasi masalah permodalan yang dihadapi. Berpikir kreatif merupakan salah satu kunci dalam setiap langkah usaha, berikut langkah-langkah kreatif dalam menyiasati masalah permodalan.

Memaksimalkan aset dan peralatan yang dimiliki
Memiliki peralatan dan aset yang memadai merupakan keinginan setiap pemilik usaha. Tetapi, bagi yang memiliki kendala modal usaha tentu harus pintar-pintar dalam hal ini. Dengan jumlah yang terbatas kemungkinan tidak semua peralatan dan aset dapat dibeli. Untuk itu Anda harus menyiapkan langkah kreatif dengan mendata peralatan dan aset yang ada yang mungkin dapat dimanfaatkan atau dipakai pada usaha baru. Aset rumah tinggal dapat dijadikan sebagai tempat usaha agar tidak perlu menyewa tempat usaha. Maksimalkan aset yang Anda miliki dan kekuranganya baru dibeli sesuai dengan skala prioritas bdan tentunya disesuaikan dengan anggaran yang Anda miliki.

Melobi pemilik aset untuk usaha
 Jika aset menjadi kendala bagi Anda, seperti lokasi usaha atau kendaraan untuk usaha, Anda dapat mencoba untuk melobi pemilik lokasi yang Anda tuju. Melobi dalam hal ini berarti Anda mungkin dapat menggunakan tempat usaha tanpa membayar sewa penuh secara tahunan, tapi mungkin bisa secara bulanan. Bahkan jika Anda pintar dalam melobi, Anda dapat menggunakan lokasi dengan sistem bagi hasil. Dengan sistem bagi hasil diharapkan Anda tak perlu khawatir untuk membayar sewa aset saat pasang surut dalam usaha. Bila Anda ingin memiliki aset usaha tapi terbentur kendala uang, Anda pun dapat melobi pemilik aset untuk dapat mencicil aset usahanya. Jika Anda pintar dalam melobi, Anda dapat mencicil aset tanpa ada bunga tambahan, seperti cicilan kredit bank. Keahlian melobi sangatlah penting karena biasanya aset membutuhkan biaya modal tertinggi dalam beberapa jenis usaha.  

Mulai dengan down payment (DP)
Bagi Anda yang memiliki jenis usaha dengankebutuhan modal kerja yang besar, Anda dapat menerpakan sistem down payment atau uang muka sebelum menerima pesanan pekerjaan. Dalam hal ini perlu kepiawaian dalam negoisasi sehingga berhasil mendapatkan uang muka yang persentasenya besar. Dengan mendapatkan down payment (DP) yang besar diharapkan dapat mengurangi pengeluaran modal kerja dalam usaha. Hal ini tentu akan meringankan masalah modal yang Anda hadapi.  
Auto Backlink : OoneSeem