Kredit Dapat Selamatkan Bisnis Anda

Ilustrasi by: google.com
Utang pada umumnya di asumsikan selalu negatif, sebuah petaka bila berutang. Tetapi, kalau Anda berbisnis, utang justru bisa menjadi sahabat dan penolong. Bahkan banyak pelaku bisnis menyarankan jangan takut untuk berutang. Mungkin Anda juga sudah sering mendengar kisah sukses pebisnis yang mengembangkanusahanya setelah mendapat utang alias kredit. Saran ini sebetulnya juga berlaku bagi bisnis kecil dan mikro.Namun, banyak pelaku bisnis mikro dan kecil yang ogah berurusan dengan kredit, terutama bila berasal dari lembaga keuangan. Ada benarnya, utang bisa jadi penghambat pertumbuhan sebuah bisnis kecil dan mikro bila pengelolaannya salah. Tetapi, bila dimanfaatkan dengan baik, kredit bisa menjadi pemicu pertumbuhan.
Institusi atau lembaga keuangan sudah siap mengucurkan kredit bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Selain dari perbankan, pengusaha skala mikro dan kecil bisa memperoleh kredit dari lembaga keuangan mikro, modal ventura, sampai koperasi. Dengan produk kredit yang beragam, Mulai dari kredit modal kerja atau kredit usaha rakyat hingga kredit yang didesain khusus untuk usaha tertentu, seperti kredit waralaba. Sebetulnya banyak celah yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh kredit usaha bagi pengusaha kecil dan mikro.
Apalagi pemerintah juga mendorong dunia perbankan dan lembaga keuangan untuk memperbesar penyaluran kredit usaha bagi pengusaha kecil dan mikro. Dengan begitu, pengusaha kecil dan mikro memperoleh berkesempatan usahanya berkembang. Meski diberi kesempatan dan akses dalam memperoleh kredit semakin terbuka, pengusaha kecil dan mikro harus tetap hati-hati bila hendak mendapatkan kredit. Sebab jika tidak cermat, pengusaha malah bisa terjebak pada skema kredit yang sebenarnya justru memberatkan usahanya.
Sebelum memilih pembiayaan usahanya di peroleh dari kredit, pelaku pelaku usaha mikro dan kecil harus memperhatikan saat yang tepat untuk mengajukan kredit. Jangan sampai kredit yang di ambil malah memberatkan usahanya dan menjadi faktor penghambat laju pertumbuhan. Sebaiknya pelaku bisnis memperhatikan beberapa hal berikut ini:

Cari dana lunak, Pengusaha kecil dan mikro juga tidak harus selalu mengandalkan kredit dari bank atau lembaga keuangan lain saat membutuhkan dana. Terutama jika usaha Anda baru berjalan, pada masa awal merintisusaha, ada baiknya Anda mencari bantuan dana dari teman atau keluarga.  Alternatif lainnya, Anda juga bisa mencari investor yang mempunyai visi yang sama dengan Anda. Pengembalian pinjaman ke investor bisa dilakukan dengan cara pembagian keuntungan bulanan. Besar pembagian keuntungan sesuai kesepakatan bersama.
Idealnya, seorang pengusaha kecil dan mikro bisa mulai mencari kredit ke institusi keuangan bila usahanya sudah berjalan setahun. Ini tentu dengan asumsi usahanya berjalan baik. Biasanya, dalam periode enam bulan pertama setelah berdiri, pemilik usaha sudah bisa meraba apakah usahanya bakal prospektif atau tidak. Bila tidak berjalan sesuai harapan, maka pemilik usaha punya waktu sekitar setengah tahun lagi untuk memperbaiki kinerja usaha.
Melihat potensi bisnis berkembang,Tanyakan pada diri Anda, Apa alasan Anda mengajukan permohonan kredit? Idealnya, pengusaha kecil dan mikro mengajukan kredit bila butuh dana untuk ekspansi usaha. Misalnya untuk menambah kapasitas produksi atau membuka cabang baru demi memperluas pangsa pasar. Jika memang belum benar-benar membutuhkan kredit, sebaiknya hindari upaya mencari pinjaman, apalagi sampai berburu ke sana ke mari.
Sebelum mengajukan kredit, silakan membuat hitung-hitungan berapa kebutuhan dana yang dibutuhkan untuk ekspansi. Buat juga rencana alokasi penggunaan dana kredit. Anda juga harus mempunyai hitungan seberapa besar potensi pendapatan dan keuntungan yang bisa diperoleh dari rencana ekspansi tersebut. Mengapa hal ini harus dilakukan? Agar arus kas tidak terganggu, jadi perhitungkan masak-masak penuh pertimbangan sebelum Anda memutuskan.

Mampu mencicil utang, Pemilik usaha sebaiknya juga berhati-hati dalam menghitung besarnya dana yang dibutuhkan. Memang, tidak ada patokan seberapa besar sebaiknya kredit yang diajukan. Yang jelas, kredit tersebut sebaiknya bisa memenuhi kebutuhan ekspansi usaha. Idealnya sebuah bisnis bila didanai oleh kredit, perbandingan dananya adalah 60% modal sendiri dan 40% dana kredit.  
Hitung kebutuhan dana untuk biaya operasional tiap bulan, biaya gaji pegawai dan biaya rutin lainnya. Bandingkan pengeluaran rutin dan pendapatan bulanan usaha. Idealnya, pendapatan harus lebih besar. Selisih dari pendapatan dan pengeluaran tersebut bisa dijadikan batas maksimum besar cicilan utang per bulan. Jangan sampai lebih besar pasak daripada tiang, bisa-bisa Anda akan dibuat bangkrut dengan segera.
note 5

Pilih kredit yang ringan, Ada banyak tawaran kredit yang bisa dimanfaatkan pelaku usaha kecil dan mikro untuk mengembangkan usahanya. Yang pasti, jangan mengambil kredit tanpa agunan atau kredit multiguna untuk pengembangan usaha. Kredit seperti itu akan memberatkan bagi pelaku usaha mikro dan kecil karena memiliki beban bunga yang tinggi. Jika Anda mencari kredit di perbankan, cobalah mengambil kredit modal kerja atau kredit usaha rakyat. Kredit Modal Kerja yang tidak mensyaratkan agunan, sementara kredit usaha rakyat biasanya mengenakan bunga yang relatif lebih rendah.
Yang perlu Anda perhatikan dalam mencari dana di bank, usaha Anda juga harus bankable dan accountable. Bank biasanya memiliki penilaian masing-masing soal kriteria usaha kecil dan mikro yang layak memperoleh pinjaman. Karena itu, supaya bisa mendapat kredit bank, seluruh aspek usaha Anda harus dikelola secara profesional, termasuk soal pembukuan keuangan.
Di luar kredit bank, Anda bisa memanfaatkan kredit dari modal ventura. Keuntungan kredit dari modal ventura ini adalah, usaha Anda juga akan mendapatkan pelatihan dan pendampingan dari lembaga modal ventura pemberi kredit. Hal ini direkomendasikan bagi Anda yang bingung dalam mengembangkan usaha Anda.
Mengatur keuangan, Jika Anda sudah berhasil memperoleh kredit, maka Anda harus disiplin dan rapi dalam mengelola keuangan Anda. Ini perlu dilakukan agar arus kas usaha tetap aman, lakukan pencatatan yang baik dan benar agar Anda memperoleh data yang sebenarnya. Senantiasa melakukan pengecekan laporan keuangan Anda, apabila dalam periode enam bulan setelah memperoleh kredit pendapatan dan laba Anda cenderung turun, bisa jadi ini lantaran indikator keuangan Anda tidak sehat. Periksa lagi, mungkin saja ada alokasi penggunaan dana ekspansi yang salah. Pastikan juga usaha Anda memiliki pos atau dana darurat, ini sangat penting! untuk mengantisipasi masalah seperti konsumen Anda terlambat bayar pesanan, demgan begitu Anda tetap bisa membayar cicilan pinjaman.
Kredit dapat selamatkan bisnis Anda pada saat membutuhkan dana untuk pengembangan usaha atau ekspansi. Namun, kredit akan menjadi masalah besar bagi Anda apabila tidak bijak dalam pengelolaan keuangan. Pastikan Anda selalu berlaku bijak untuk memprioritaskan hal yang utama, selamat berbisnis dan sukses untuk Anda. 

Langkah-langkah Mendirikan Bisnis Kecil

Saat ide untuk mendirikan sebuah usaha kecil sudah muncul dalam benak, dan sudah dibuatkan langkah-langkah yang menunjang ide tersebut menjadi sebuah usaha yang nyata. Dalam hal ini Anda sudah melakukan observasi, membuat rencana bisnis dan menghitung segala sesuatu yang berkenaan dengan bisnis yang akan dijalankan. Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah membentuk badan hukum yang memayungi usaha Anda, biasakan dalam membuat usaha walaupun itu dalam skala kecil, Anda memayungi usaha itu dengan azas legalitas yang memadai. Mengapa hal itu perlu dilakukan? Sudah menjadi kebiasaan umum di masyarakat kita mengesampingkan aspek-aspek legalitas bagi usahanya, padahal hal ini sangat penting bagi masa depan usahanya. Bila usaha tersebut tumbuh berkembang dan membutuhkan “genjotan” modal, barulah kelabakan untuk menglengkapi azas legalitas usaha. Seharusnya jauh sebelum usaha itu dimulai, azas legalitas sudah dilengkapi dengan benar.

Kadangkala alasan klise adalah kurang mengetahui tata cara dalam pembuatan azas legalitas sebuah usaha dan ada pula yang beralasan tidak penting untuk membuat sebuah badan hukum bagi sebuah usaha yang dirintis, hanya buang-buang uang serta tenaga saja. Sebetulnya, azas legalitas sebuah usaha itu adalah penting bukan saja nantinya dapat dipakai sebagai syarat utama dalam pengajuan kredit usaha. Namun, sebuah usaha yang sudah memiliki azas legalitas yang benar ini merupakan modal utama bagi kredibilitas usaha di mata konsumen atau pelanggannya. Dengan berpayung hukum yang benar, sebuah usaha akan memiliki nilai kerpercayaan yang lebih dan biasanya konsemen akan merasa nyaman apabila sebuah usaha telah memiliki azas legalitas hukum yang benar.

Mungkin Anda Menyukai ini:

Untuk membuat azas legalitas hukum bagi perusahaan tidaklah sukar dan tidak membutuhkan biaya yang besar. Bagi usaha yang baru dirintis dan bila usaha tersebut dilakukan oleh keluarga (suami & istri) atau kakak dan adik, bentuklah usaha Comandeter Venture atau CV kelak bila tumbuh dan berkembang pesat Anda dapat meningkatkan bentuk usaha menjadi sebuah Persero Terbatas (PT). Bagaimana langkah dalam membuat azas legalitas tersebut?.

Lazada Indonesia
Mendatangi Notaris
Setelah sepakat untuk membuat sebuah usaha, tentukan nama untuk usaha Anda dan tentukan pula lokasi usaha tersebut. Untuk menghemat biaya, Anda dapat memanfaatkan ruang kosong di rumah Anda sebagai pusat dari kantor usaha Anda. Sebelum mendatangi notaris Anda siapkan nama untuk usaha Anda sebanyak tiga buah nama, untuk saat ini nama perusahaan harus terdiri dari tiga suku kata misalnya: Agung Sentosa Abadi. Pastikan nama perusahaan utama Anda di urutan pertama, mengapa diminta tiga buah? Apabila nama usaha yang Anda buat saat diajukan ke kementrian hukum oleh notaris ternyata sudah terdaftar alias sudah ada yang memakai maka cadangan kedua dan ketiga yang di ajukan. Apabila ketiganya sudah terdaftar maka Anda harus mengulang kembali registrasinya. Anda tidak perlu kuatir waktu Anda akan habis untuk masalah ini, sebab saat ini segala sesuatu sudah dapat dilakukan secara on line jadi lebih cepat prosesnya. Sebelum proses ini dilangsungkan biasanya seorang noatris akan menanyakan kepada Anda apakah proses legalitas ini dibuat all ini atau hanya sampai Akte Notaris saja? Bila all in seluruh azas legalitas yang dibutuhkan sebuah usaha, mulai dari SKDU, TDP dan lain-lain dikerjakan oleh tim notaris dan tentunya biaya yang Anda keluarkan akan jauh lebih mahal, jika sampai Akte Notaris saja sisa azas legalitas adalah Anda yang mengerjakannya.

RT, RW dan Kelurahan
Meminta surat keterangan dari RT dan RW setempat untuk pengantar dalam pembuatan SKDU (Surat Keterangan Domisili Usaha). Biasanya pihak kelurahan akan meminta sepuluh copy KTP penduduk setempat beserta tanda tangan mereka sebagai bukti bahwa, RT dan RW serta masyarakat setempat mengetahui keberadaan tempat usaha Anda serta mereka menyatakan bahwa keberadaan usaha Anda tidak mengganggu aktivitas mereka. Jika Anda mengerjakan sendiri ini akan menjadi nilai sosial bagi usaha Anda karena masyarakat sekitar mengetahui akan keberadaan usaha Anda, dampaknya akan bagus untuk Anda dan usaha Anda selanjutnya.

Kantor Pelayanan Terpadu
TDP (Tanda Daftar Perusahaan), SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dan Izin Gangguan (HO) jika diperlukan. Izin-izin tersebut dapat Anda buat di badan satu atap dimasing-masing daerah. Saat ini masalah perizinan usaha begitu mudah dan tidak ribet semua dilakukan dalam satu atap dan biayanya juga tidak tinggi, malah ada daerah yang mengratiskan pembuatan izin-izin tersebut. Waktu yang dibutuhkan hingga selesai semua perizinan tersebut paling lama 7-14 hari kerja.

Kantor Pelayanan Pajak
Setelah semua perizinan selesai dibuat langkah selanjutnya adalah membuat NPWP perusahaan dan mendaftarkan usaha ke kantor pajak untuk pengajuan PKP (Pengusaha Kena Pajak).  Persyaratan dari pembuatan PKP adalah Copy KTP pemilik atau direktur, KK (kartu keluarga), Akte Notaris, izin-izin usaha lainnya, denah lokasi usaha, dan foto tempat usaha di tiga tiitik yaitu dalam dan dua titik diluar ruangan kantor. Anda tinggal mendatangi loket khusus pengajuan PKP, nanti oleh petugas pajak Anda akan diterangkan mengenai syarat-syarat PKP dan fungsi dari PKP itu sendiri. Bila ada hal-hal yang kurang jelas tanyakan secara detail agar Anda mengerti. Sebab biasanya hal-hal yang menyangkut pajak usaha seringkali orang bingung dan menagatakan “ribet” urusin pajak, padahal tidak ribet dan pusing dalam urusan pajak usaha. Setelah mengisi semua dokumen yang dibutuhkan Anda tinggal menunggu lokasi Anda disurvei oleh tim survei dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat usaha Anda didaftarkan.

xiaomi
Pembuatan e Faktur
Setelah proses survei selesai dan Anda mendapatkan surat penetapan PKP (Pengusaha Kena Pajak) langkah selanjutnya yang harus Anda lakukakan adalah, datang kembali ke kantor pajak dengan membewa berkas-berkas usaha dan foto copy-nya serta surat pemberitahuan PKP yang dikirim oleh Kantor Pelayanan Pajak. Anda datang ke kantor pajak kembali ini adalah untuk pembuatan e faktur, karena mulai bulan juni 2015 segala sesuatu untuk pelaporan pajak mengenakan e faktur. Disini Anda akan dipandu oleh petugas pajak tentang cara-cara pelaporan pajak dengan menggunakan e faktur, dengan adanya e faktur ini Anda tidak direpotkan dalam urusan pelaporan pajak semuanya sudah melalui sistem dan program komputer. Pekerjaan Anda menjadi lebih mudah karena terintegrasi dalam sistem komputer, Anda tidak usah kuatir tidak bisa mengerjakan karena Anda akan dibimbing selangkah demi selangkah dan jangan sungkan untuk selalu meminta advis dan bantuan pada AR (Account Representative) yang ditunjuk sebagai pembimbing Anda.

Itulah langkah-langkah yang harus dilakukan dalam pembuatan azas legalitas bagi pendirian sebuah usaha baru dan pengajuan PKP hingga pembuatan e faktur, semoga bermanfaat.

Format Sederhana Rencana Bisnis

Salah satu hal yang sebaiknya dilakukan sebelum memulai usaha adalah membuat perencanaan usaha yang lebih sering disebut perencanaan bisnis (business plan). Kegunaan perencanaan bisnis adalah untuk mengetahui gambaran bisnis Anda, sehingga dapat diketahui perkiraan kebutuhan, modal, dan alur operasional serta target pencapaian usaha. Selain itu perencanaan usaha dapat memandu Anda dalam menjalankan usaha serta menjadikan Anda lebih fokus dalam berbisnis dan tentunya jalan Anda semakin terarah. Di bawah ini disampaikan panduan format perencanaan bisnis tepat guna, semoga bermanfaat.

Ide bisnis jenis usaha pilihan
Pada awal perencanaan bisnis, tulislah jenis usaha Anda dengan namanya dan keterangan singkat mengenai usaha

Alasan yang melandasi pemilihan bisnis
Alasan yang membuat Anda memilih bisnis ini, seperti memiliki keahlian, visi misi, menemukan peluang, melihat prosfek masa depan, dan sebaginya.

Sebaiknya Anda mengetahui:

Apa yang akan dijual
Menerangkan produk yang hendak dijual secara terperinci, contohnya: makanan, produk jasa dengan keterangan yang lebih spesifik.

Apa kebutuhan dari jenis usaha yang dipilih
Pertimbangkan secara masak-masak apa saja kebutuhan yang akan digunakan dalam usaha berikut jumlah kebutuhan dan perkiraan harganya. Sebaiknya memisahkan catatan kebutuhan peralatan poko usaha dan kebutuhan penunjang usaha, seperti ixin usaha, penyewaan aset, renovasi, dan sebagainya.  

Rencana lokasi yang dipilih
Membuat perencanaan lokasi usaha yang akan dipilih berikut keunggulannya. Akan lebiih baik jika memberikan alternatif pilihan lokasi yang lain beserta analisis keunggulannya.

Berapa tenaga kerja yang dibutuhkan?
Membuat perencanaan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk usaha Anda beserta kriteria yang diinginkan. Setelah itu, buat standar gaji untuk tiap-tiap pekerja. Perencanaan ini berguna sebagai gambaran perkiraan kebutuhan tenaga kerja dan perhitungan kebutuhan tenaga kerja dan perhitungan kebutuhan gaji setiapn bulannya.

Siapa pesaing terdekat
Amati siapa saja pesaing Anda dengan menganalisa keunggulan dan kekurangannya. Kemudian, buat perencanaan langkah yang dapat Anda lakukan agar usaha Anda bisa menjadi lebih baik dari pesaing dan buat langkah antisipasi agar Anda tidak mengulangi kekurangan yang dilakukan oleh pesaing Anda. Buat rencana tindakan dan perhitungkan pula biaya dari pelaksanaan tindakan tersebut.

Strategi pemasaran yang akan dilakukan
Rencana strategi pemasaran Anda, dan pilihlah strategi yang paling tepat untuk usaha Anda. Strategi pemasaran juga disertai perhitungan biaya pemasaran yang dibutuhkan. Strategi pemasaran untuk usaha sebaiknya mengacu pada:
Strategi tempat (Place)
Strategi yang meletakkan keunggulan pada lokasi usaha
Strategi harga (price)
Strategi yang fokus pada keunggulan harga
Strategi produk
Strategi yang mengutamakan keunggulan produk atau jasa yang dijual
Strategi promosi
Strategi yang menggunakan cara-cara promosi yang efektif untuk tiap-tiap jenis usaha

Perkiraan modal usaha
Membuat perkiraan kebutuhan modal usaha, berapa modal investasi dan modal kerjanya buat dengan terperinci (detail).

Perkiraan perhitungan keuntungan usaha  
Penentuan Harga Poko Penjualan (HPP)
Penentuan Harga Jual
Perkiraan Laba Kotor
Perkiraan Laba Bersih

Alokasi Laba Usaha
Alokasi laba akan berbeda setiap bulannya bergantung pada pemasukan, tetapi persentase alokasinya sama. Persentase alokasi tidak selalu baku karena disesuaikan dengan kebutuhan pemilik usaha.

Perkiraan BEP (Break Even Point)
Perkiaraan BEP disini adalah perhitungan kembalinya modal kita yang ditanamkan pada usaha ini, pada titik ini akan ditemukan adanya pulang pokok dari modal kita.

Kesimpulan tentang usaha
Buatlah narasi tentang usaha dan target-target yang ingin dicapai oleh usaha Anda setiap tahunnya.



xiaomi

Memulai Bisnis Tanpa Modal

Sudah banyak tulisan bertema bisnis tanpa modal di tulis banyak penulis namun, benarkah ada bisnis yang dapat di mulai tanpa modal?. Tentu saja tidak mungkin ada bisnis yang dapat dimulai tanpa modal, pastinya sebuah bisnis di mulai dengan modal baik besar maupn kecil tergantung dari bisnis yang kita garap. Ada harga yang harus Anda bayar dari setiap pekerjaan yang Anda lakukan. Bagi Anda yang tidak memiliki modal “materi” yang banyak jangan berkecil hati apabila ingin membuka suatu usaha, banyak yang dapat Anda kerjakan. Bila Anda menyenangi dunia tulisan Anda dapat memulainya dengan membuat sebuah blog sebagai sarana belajar bagi Anda. Bagi yang memiliki jaringan luas, mulailah Anda membuka peluang melalui jaringan Anda dengan jalan sebagai “penghubung” atau agen atau broker, tidak masalah bukan selagi sesuatu yang Anda hasilkan adalah halal!. 
Bagi Anda yang memiliki gairah dalam bidang tulisan dan sudah memiliki blog atau web pribadi tidak ada salahnya, jika Anda untuk memulai menghasilkan pendapatan melalui blog atau web yang Anda miliki. Dengan jalan mengikuti program PPC ( Pay Per Click ) dan sebagai publisher iklan melalui program affiliate.

PPC ( Pay Per Click ) adalah sejenis program di mana anda menjadi seorang publisher periklanan online. Peranan Anda adalah sebagai pengelola website yang menampilkan iklan dari pihak ketiga di website Anda. Keuntungan menjadi publisher iklan PPC adalah Anda akan mendapatkan laba klik dari iklan yang sudah terpasang di blog Anda. Besarnya laba klik tergantung dari kebijakan yang telah di tetapkan oleh penerbit iklan. Untuk program PPC sendiri yang sangat terkenal dan menjadi dambaan setiap blogger adalah Google Adsense untuk informasi lebih detail Anda dapat langsung mengunjungi web nya. Selain google adsenses, Anda dapat mencoba untuk memulai melalui program PPC dari Indonesia seperti: ADSID.ME , Kliksaya.com, dan bloggerklik.com 

Sedangkan program publisher iklan yang satunya dan banyak dilakukan oleh blogger yaitu program affiliate. Dimana sebagai publisher kita wajib memasarkan produk dari program yang kita ikuti, selain itu untuk enunjang keberhasilan Anda juga seharusnya membuat review sebuah produk. Anda dapat belajar melalui review yang sudah di buat, pelajari apa saja yang harus Anda ketahui dalam setiap review produk. Dengan jalan seperti itu maka bisnis yang Anda jalankan akan mendapatkan keberhasilan. Memang tidak ada yang instan disini, semua butuh proses dan dalam setiap proses dalam sebuah bisnis pasti akan menemukan banyak kendala, disitulah seni dalam berbisnis Anda pasti dapat melalui segala rintangan. Anda dapat memulai berbisnis dengan membuka acount di Amzon.com, Clikbank.com, Lazada.com dan Blibli.com

Apapun yang Anda kerjakan untuk meniti sebuah bisnis lakukan dengan penuh keyakinan, dan terus jaga semangat Anda karena dalam bisnis yang Anda jalani pasti kan menemui sebuah jalan yang sukar yang membuat hati Anda sekit down. Karena dari sekian lama Anda memulai bisnis ternyata belum juga menghasilkan apa yang Anda harapkan. Padahal Anda sudah sangat aktif membuat promo dan sudah banyak membuat tulisan namun tetap belum juga berbuah manis. Tetap semangat mungkin belum saatnya Anda mendapatkan keberhasilan, alangkah baiknya jika Anda membuat korek dari apa yang sudah Anda kerjakan dan cobalah terus dengan berbagai strategi, yakin Anda pasti bisa! Taklukan segala kelemahan yang ada pada diri Anda, sebetulnya lawan dan musuh yang paling berat adalah diri Anda sendiri. Tetap semangat dan pastikan Anda berhasil! 

Modal Pengembangan Usaha

Bisnis yang Anda tekuni selama dua sampai tiga tahun menunjukkan kemajuan setiap periodenya? Tentu hal ini sangat menyenangkan hati, karena usaha yang selama ini telah dirintis dengan kerja keras sudah membuahkan hasil. Melihat perkembangan usaha yang terus meningkat dan juga disertai dengan peningkatan permintaan atas produk atau jasa usaha Anda, ingin rasanya Anda membuat langkah pengembangan usaha untuk menjadikan usaha lebih besar lagi.

Untuk meningkatkan usaha lebih besar lagi tentunya bukan perkara yang mudah, ia membutuhkan biaya modal yang juga besar. Bagi Anda yang sudah merintis usaha dua atau tiga tahun lebih dan usaha tersebut telah memberikan profit atau hasil yang konsisten, tidak perlu kuatir akan masalah permodalan. Mengapa demikian? Lembaga-lembaga keuangan seperti bank akan dengan senang hati memberikan kredit usaha apalagi jika Anda telah memenuhi syarat analisis kredit. Lebih mudah bagi Anda untuk mendapatkan pinjaman modal jika usaha Anda sudah memasuki tahap ini.

Bagi para pemilik usaha yang hendak mengembangkan usahanya dan belum mengetahui mengenai kredit perbankan sebaiknya mempelajari terlebih dahulu jenis dan persyaratan kredit. Kredit perbankan dapat dibagi dalam:

Kredit Usaha
Dengan berbagai kemasan bank, kredit usaha dapat diberikan menurut jenis usaha masing-masing. Biasanya dalam perbankan, kredit dibagi atas kredit investasi dan kredit modal kerja. Tetapi, dimungkinkan pula kredit gabungan dari kedua jenis kredit tersebut. Para usahawan yang hendak mengambil fasilitas kredit harus mempelajari dan memenuhi persyaratan dalam pengambilan kredit.

Kredit investasi adalah kredit usaha yang dimaksudkan untuk keperluan aset usaha, seperti tanah, bangunan, mesin produksi dan kendaraan. Suatu usaha yang memerlukan perluasan tanah dan bangunan, mesin pabrik baru, peralatan lainnya, dan kendaraan untuk operasional dapat mengambil jenis kredit ini.

Kredit modal kerja adalah kredit yang diperlukan untuk keperluan dana operasional sehari-hari atau dana tambahan untuk peningkatan order. Peningkatan produksi atau pesanan dalam usaha tentunya akan meningkatkan dana operasional yang digunakan untuk belanja bahan pokok, gaji karyawan, dan belanja keperluan tambahan untuk order tambahan.
Persyaratan umum pengajuan kredit usaha:
·         WNI yang berdomisili di Indonesia
·         Usia antara 21 tahun sampai 50 tahun atau 55 tahun pada saat kredit lunas
·         Memiliki usaha yang sudah berjalan selama minimal 2 tahun
·         Memiliki Surat Izin Usaha (SIUP) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
·         Ada jaminan atau angunan

Dokumen yang diperlukan untuk pengambilan kredit usaha:
·         KTP
·         Kartu Keluarga
·         SIUP
·         NPWP
·         Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU)
·         Laporan keuangan 3 bulan terakhir
·         Rekening tabungan/koran 3 bulan terakhir
·         Surat sertifikat agunan
·         Surat IMB (Izin Mendirikan Bangunan)
·         Surat keterangan lainnya

Kredit BPR (Bank Perkreditan Rakyat)
Fasilitas kredit yang diluncurkan BPR relatif lebih mudah persyaratan dan prosesnya dibandingkan kredit usaha di bank umum. Proses pengajuannya juga tidak memakan waktu lama. BPR melayani kalangan yang membutuhkan pendanaan usaha, khusuhnya UKM (Usaha Kecil Mikro) dengan mempermudah sistem persyaratannya; hanya saja tingkat suku bunga kreditnya lebih tinggi dari bank umum dan jangka waktu kreditnya lebih singkat. Selain itu, BPR tidak menangani kredit yang berjangka waktu lama.

Persyaratan dokumen yang diperlukan untuk pengajuan kredit usaha di BPR hampir sama dengan kredit usaha di bank umum. Namun, jumlah dana kredit yang diberikan tidak terlalu besar.

Kredit Usaha Rakyat BRI (KUR)
Kredit ini diluncurkan dengan landasan payung hukum Instruksi Presiden No. 6 tahun 2007 tentang kebijakan percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah.

Tujuan diluncurkannya kredit ini adalah:
·         Mempercepat pengembangan sektor riil dan pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menegah serta koperasi
·         Meningkatkan akses pembiayaan dan pengembangan UMKM dan Koperasi kepada lembaga keuangan
·         Dalam rangka penanggulan/pengentasan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja

Persyaratan kredit usaha rakyat
Kredit modal kerja dan atau kredit investasi dengan plafon kredit sampai dengan Rp. 500 juta diberikan kepada usaha mikro, kecil dan koperasi yang memiliki usaha produktif. UKM merupakan usaha produktif yang layak, tapi belum bankable (belum dapat dibiayai oleh bank).

Peminjam berasal dari:
·         Individu
·         Kelompok
·         koperasi

legalitas yang dibutuhkan:
·         individu: KTP/KK
·         kelompok: surat pengukuhan dari instansi terkait atau surat keterangan usaha dari Lurah/Kepala Desa dan atau Akta Notaris
·         Koperasi: Anggaran dasar beserta perubahannya
·         Badan hukum lain: Ketentuan berlaku

Perizinan yang dibutuhkan:
·         Untuk kredit dengan plafon sampai dengan Rp. 100 juta , izin usaha yang berupa SIUP dapat digantikan dengan Surat Keterangan Usaha (SKU) dari Lurah/Kepala Desa
·         Pinjaman > 100 juta, izin usaha sesuai dengan ketentuan yang berlaku
·         Usaha baru: minimal telah berjalan 6 bulan tidak ada kewajiban menyerahkan laporan keuangan tahun terakhir

Jenis kredit dan jangka waktu pinjaman:
·         Kredit modal kerja – maksimal 3 tahun
·         Kredit investasi – sesuai cash flow

Besarnya pinjaman maksimal sampai dengan Rp. 500 juta, dengan tingkat bunga:
·         Setinggi-tingginya 16% pa
·         Reciewable sesuai ketentuan pemerintah

Agunan:
·         Kelayakan usaha yang dibiayai (cash flow)
Agunan tambahan tidak wajib dipenuhi

Penting Untuk Mengatur Keuangan Usaha Yang Tepat

Ilustrasi by: google.com
Pernahkah Anda mendengar cerita tentang sebuah usaha keluarga yang diwariskan oleh pendahulunya kepada penerusnya, tapi kemudian perkembangannya merosot tajam yang akhirnya bangkrut tersungkur? Mungkin banyak usaha dan tidak hanya satu saja yang mengalami hal serupa. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pembekalan manjamen pada penerusnya. Tetapi jika pendahulunya sudah membekali penerusnya dengan manajemen yang baik dan usaha tetap merosot, mungkin faktor kurangnya kedisiplinan penerapan manajemen keuangan pada operasional usaha yang menjadi penyebabnya.
Manajemen keuangan usaha sangat penting untuk dipelajari sebelum Anda memulai sebuah usaha. Pengelolaan keuangan yang benar akan memudahkan Anda untuk memiliki usaha yang sehat dan dapat bersaing. Sebab satu alasan banyak orang membuka usaha adalah mendapatkan uang. Uang dapat diperoleh ketika usaha telah memberikan hasil yang menguntungkan. Keuntungan yang besar sudah pasti menjadi keinginan semua pemilik usaha. Mengetahui cara mendapatkan keuntungan dan mengelolanya untuk menjadi lebih besar tentu merupakan hal yang sangat menyenangkan bagi Anda.

Saat ini yang perlu Anda sadari adalah bahwa keuangan usaha perlu dikelola dengan baik. Pisahkan antara kepentingan pribadi dengan usaha, rekening untuk hal-hal pribadi yang tidak berhubungan dengan usaha dengan disiplin harus Anda pisahkan. Catat pengeluaran sekecil apapun yang tidak Anda sadari, hal ini sering terjadi karena merasa semua adalah uang milik Anda hingga lupa untuk mencatat pengeluaran kecil semisal Anda memakai uang usaha untuk membeli pulsa telepon, makanan ringan atau membeli minuman. Mulailah untuk disiplin dalam pengelolaan keuang Anda dimulai dari hal-hal kecil. Apa saja hal yang perlu Anda pelajari dalam manajemen keuangan usaha? Diantaranya sebagai berikut:

  1. Perhitungan harga pokok penjualan (HPP)
  2. Strategi penentuan harga jual
  3. Perhitungan keuntungan usaha
  4. Alokasi keuntungan usaha
  5. Format pembukuan usaha
Perhitungan harga pokok penjualan
Perhitunga HPP atau modal pokok biaya yang dibutuhkan dalam setiap produk atau barang yang dihasilkan atau yang akan dijual dalam sebuah usaha. Dalam menentukan dan menghitung harga pokok penjualan ini berbeda antara jenis usaha yang akan Anda pilih. Sebagai contoh jika Anda memilih jenis usaha perdagangan, dalam menentukan harga pokok segala pengeluaran yang terkandung dalam memperoleh barang tersebut harus Anda perhitungkan, misal Anda membeli macam-macam kebutuhan toko kelontong dan Anda mempergunakan sepeda motor untuk berbelanjanya, hitung ongkos transport, biaya parkir dan jika Anda turut sarapan disana hitung pula beban biaya sarapan Anda sebagai biaya yang nantinya masuk ke dalam hitungan harga pokok penjualan. Dengan terperinci segala pengeluaran diperhitungkan Anda akan dapat melihat nantinya seberapa besar laba sesungguhnya dan berapa besar biaya operasional dari usaha Anda.

Strategi penentuan harga jual
Dalam penentuan harga jual ini tergantung dari Anda sendiri, apakah Anda akan mengacu pada strategi ke unggulan lokasi dengan mengabaikan dari harga. Artinya Anda membuat strategi harga sama dengan pesaing terdekat Anda ataupun sedikit lebih mahal dari saingan Anda dengan mengedepankan keunggulan yang Anda tonjolkan kepada konsumen. Tetapi sebaiknya apabila bisnis Anda masih terhitung baru patoklah harga penjualan Anda di bawah pesaing terdekat atau minimal sedikit di bawah harga umum, agar Anda memiliki basic pelanggan.
  
Perhitungan Keuntungan Usaha
Perhitungan keuntungan usaha dilakukan dengan cara agak berbeda untuk tiap-tiap jenis usaha yang Anda pilih, akan tetapi langkah-langkah perhitungannya hampir sama. Sebagai pengusaha pemula Anda harus mengetahui cara-cara perhitungannya dan langkah-langkahnya:
1.      Menghitung harga pokok penjualan (HPP)
2.      Mengurangi harga jual dengan modal pokok sehingga mendapatkan nilai keuntungan kotor
3.      Kumulatifkan atau jumlahkan nilai keuntungan kotor untuk setiap penjualan, setiap hari, dan setiap bulannya sehingga mendapat jumlah total n.
4.      Kurangi total keuntungan kotor dengan total biaya operasional setiap periode atau setiap bulannya untuk mendapatkan total nilai keuntungan bersih dari usaha
5.      Alokasikan nilai keuntungan bersih menurut skala prioritas.

Alokasi Keuntungan Usaha
Alokasi keuntungan usaha adalah mengalokasikan jumlah keuntungan yang diperoleh dari usaha setiap periodenya misalnya sebulan sekali, Anda wajib mengalokasikan keuntungan usaha untuk pos-pos penting diantaranya; pengembalian modal, penambahan modal pengembangan, penyusutan alat, simpanan dana cadangan dan kebutuhan konsumtif. Kisaran alokasi di anggarkan sesuai dengan skala prioritas atau kebutuhan yang menurut Anda mana yang pokok dan utama. Angka untuk pos anggaran tersebut di buat dalam persentase, usahakan untuk pengembalian modal di kisaran 30%-50% sehingga Anda menemukan pay back periode yang lebih pendek agar Anda ke depan memiliki modal usaha untuk pengembangan atau membuat divisi usaha yang baru.

Format Pembukuan Usaha
Pencatatan keuangan yang benar memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah usaha, seringkali pemilik usaha malas atau tidak disiplin dalam mencatat keuangan usahanya. Hal ini akan menimbulkan kebingungan bagi Anda disaat akhir periode misalnya terjadi penurunan laba padahal Anda yakin bahwa laba itu besar, tetapi karena catatan keuangan Anda buruk akhirnya yang Anda temukan seperti banyak “kebocoran” pada kas keuangan Anda.

Pemilik  usaha kadang mengeluhkan kehabisan uang dan tidak tahu digunakan untuk keperluan apa saja uang yang telah dikeluarkan. Bahkan yang lebih parahnya lagi, mereka tidak mencatat pemasukan tidak tahu secara pasti berapa omzet usahanya. Mulai sekarang Anda harus disiplin dalam hal pencatatan keuangan dan juga jangan mencampuradukkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi sehingga akan lebih mudah bagi Anda untuk mengetahui jumlah keuangan usaha secara utuh.

Manfaat lain dari sebuah pencatatan keuangan usaha adalah jika suatu saat usaha Anda berkembang dan membutuhkan modal atau dana tambahan yang cukup besar, Anda akan lebih mudah mendapatkan bantuan kredit dari lembaga keuangan karena pencatatan pembukuan usaha Anda benar dan disiplin. Buatlah format pembukuan yang sederhana dan mudah Anda pahami, tidak perlu Anda membuat pencatatan pembukuan yang “ngejlimet” walaupun pembukuan itu sangat bagus namun Anda tidak memahami dan mengerti, itu akan sama saja membuat pekerjaan Anda bertambah repot. Yang terpenting Anda mencatat keluar masuk barang, keluar masuk kas dan segala bentuk pengeluaran dan pemasukan usaha Anda secara terperinci itu sudah bagus. Dan Anda mengerti serta memahami akan pencatatan keuangan itu, jika perlu mulailah Anda belajar untuk membuat catatan keuangan melalui komputer hal ini sangat membantu Anda dalam kemudahan dan kelancaran usaha Anda. Lazada Indonesia
Auto Backlink : OoneSeem